Selasa, 28 Oktober 2014

Perbedaan RAM DDR 1 2 3

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgzow4k52vU_g-AVaPjZ-y-B5_zBY2Q5pD8517jblf78aUq93mdp71aevaI9XMEUnY8W1xdb1SLgWyo68ICOBeQkOszvCdqBty9jgE2klH_arQCZCcgA7pIn7-zdemCLWfg3Or-ABSyzRE/s320/ddr.jpg
hi sobat pambudie blog, malam ini saya mau sharing artikel tentang komputer lagi neh hhe. kali ini adalah sharing tentang perbedaan RAM DDR DDR1 dan DDR3, karena mungkin masih banyak yang belum tahu saya akan coba share di blog saya ini ^_^.RAM sendiri juga ada berbagai macam jenis, dulu sebelum tahun 2002 masih banyak kita temui komputer yang menggunakan memory jenis Single Data Rate atau yang di sebut (SDR) SDRAM. seiring dengan kemajuan zaman dan kecepatan akses yang di harapkan kini penggunaannya mulai berganti dengan Double Data Rate (DDR), mulai dari DDR (DDR1), DDR2 dan DDR3. DDR secara teori mampu melakukan transfer rate 2X lebih cepat daripada SDRAM. begitu juga dengan DDR2 serta seterusnya DDR3.
Pada banyak kasus, malah kinerja yang menggunakan memori DDR lebih baik dari pada DDR2. Hal ini dimungkinkan karena latency dan timing memori DDR lebih baik dibandingkan dengan memori DDR2. Tetapi kembali lagi. Memori jenis DDR tidak ada yang diproduksi dengan kecepatan melebihi 600MHz, sedangkan DDR2 masih bisa dipatok pada kcepatan jauh di atas itu.
contoh asli RAM:
gambar RAM DDR
gambar RAM DDR

gambar RAM DDR2
gambar RAM DDR2

gambar RAM DDR3
gambar RAM DDR3

1.DDR
(Double Data Rate) RAM ini adalah generasi 1 yang memiliki frekuensi transfer antara 200 MHz sampai 400 MHz, DDR RAM ini juga memiliki beberapa jenis, diantaranya DDR-200 yang memiliki memory clock 100 MHz, DDR-266 yang memiliki memory clock 133 MHz, DDR-333 dengan memory clock 166 MHz, serta DDR-400 dengan memory clock 200 MHz, dengan voltase 2,5/2,6 V.

2. DDR2
DDR2 RAM yang memiliki nama standar DDR2-400, DDR2-533, DDR2-677, DDR2-800, dan DDR2-1066, dengan frekuensi transfer antara 400 MHz sampai 1966 MHz. yang memerlukan voltase 1,8 V.

3. DDR3
DDR3, Perbedaan DDR3 dengan DDR2 terletak pada frekuensi transfernya yang lebih tinggi yang mencapai 2133 MHz, sedang DDR2 maksimal hanya sampai 1066 MHz, dilihat dari segi memory clocknya tidak jauh berbeda dengan DDR2 yaitu dari 100 MHz sampai 266 MHz, dengan voltase yang hanya 1,5 V.
table perbedaan RAM DDR DDR2 dan DDR3
perbedaan secara table


 Perbedaan secara fisik saja
 Adapun perbedaan pada fisik antara memori jenis DDR dengan jenis DDR2 dan DDR 3, yang pertama adalah pada jenis chip memori yang digunakan. Pada memori jenis DDR 1, chip memori (IC)yang digunakan pada board modul memori adalah adalah jenis TSOP (Thin Small-Outline Packege). Bentuknya adalah empat persegi panjang dengan kaki-kaki di sisi kiri dan kanannya. Jarang sekali modul memori DDR 1 yang menggunakan chip memori jenis BGA.

Pada memori jenis DDR2, jenis chip memori yang digunakan adalah tipe BGA (Ball Grid Away). Bentuknya ada yang empat persei panjang, adapula yang berbentuk bujur sangkar. Tetapi, tidak seperti chip memori jenis TSOP, kaki-kaki pada memori jenis BGA tidak terlihat mata karena terletak dibawah chip dan langsung dan langsung ditancapkan ke board modul memori.dan untuk DDR 3 ini memiliki kesamaan dengan memori jenis DDR 2 yaitu dengan BGA (Ball Grid Away).

Perbedaan secara fisik lainnya yang dapat dilihat secara kasat mata adalah pada notch yang tersedia di board memori di bagian golden finger alias konektor slot memori di motherboard. Pada jenis memori DDR, notch ini terletak sedikit ke arah sisi kanan untuk DDR 2, notchnya terletak sedikit lebih ke tengah board modul memori dan pada jenis DDR 3 yang terbaru saat ini notchnya terletak sedikit kearah kiri berlawanan dengan letak notch DDR pertama.

Perbedaan secara fisik terakhir yang dapat dilihat dengan mudah adalah jumlah pin yang digunakan. Memori DDR memiliki pin sebanyak 184 buah (92-pin di setiap sisinya), sedangkan memori jenis DDR2 dan DDR 3 memiliki pin yang lebih kecil dan padat Jumlahnya 240 buah (120-pin di setiap sisi).
 Keunggulan DDR3
keuntungan Utama DDR3 adalah kemampuan untuk mentransfer I / O data di delapan kali data tingkat memori berisi sel, sehingga memungkinkan bus lebih tinggi dan harga lebih tinggi pula dari harga sebelumnya puncak teknologi memori. Selain itu, standar DDR3 memungkinkan chip kapasitas 512 megabits hingga 8 gigabits, efektif memungkinkan maksimum ukuran modul memori 16 gigabyte.keuntungan lainnya Memori DDR3 memberikan pengurangan konsumsi daya lebih dari 30% dibandingkan DDR2 dan DDR 1 modul,karena DDR 3 kurang dari 1,5 V pasokan tegangan, dibandingkan dengan DDR2 dan DDR 1 dari 1,8 V atau 2,5 V. Pasokan tegangan bekerja dengan baik dengan 90 nanometer pembuatan teknologi yang digunakan dalam DDR3 .

SEDIKIT CATATAN:

Pada Masing-masing jenis RAM di atas merupakan pengembangan dari generasi yang sebelumnya, sehingga pada versi terbaru umumnya mempunyai data rate yang lebih tinggi serta memerlukan daya yang lebih rendah. DDR2 secara teori mempunyai data rate 2x dengan spesifikasi yang sama dibanding DDR (DDR1). begitu juga DDR3 juga mempunyai keunggulan dibanding DDR2, latensi yang lebih unggul, performa yang lebih tinggi pada power/daya yg lebih kecil.

Perlu di ingat, pada masing-masing jenis RAM tersebut tidak saling kompatibel dan didesign dengan slot yang berbeda. jika anda pengguna komputer / PC mapun laptop jika sedang ingin mengupgrade Memory RAM anda ke yang lebih bagus ada baiknya anda memerhatikan masing-masing slot yang terdapat pada matherboard / mobo anda sehingga colokan RAM bisa kompatible dan bekerja dengan baik. demikian perbedaan antara DDR, DDR2, DDR3

Perbedaan secara teknis / kecepatan (clock speed)
Dari sisi kecepatan, memori jenis DDR2 yang terendah adalah yang memiliki clock speed 200MHz (DDR2 400 atau PC-3200), sedangkan memori jenis DDR memiliki clock speed 100MHz (DDR 200 atau PC-1600) dibawah setingkat dari DDR 2 dan untuk DDR 3 yang memiliki kemampuan high performance yaitu kecepatan yang dimiliki oleh DDR 3 ini memang cukup memukau. Ia mampu mentransfer data dengan clock efektif 800-1600 MHz. Pada clock 400-800 MHz, jauh lebih tinggi dibandingkan DDR2 yang memiliki clock speed hanya 200MHz. bahkan DDR3 sudah mencapai 2133MHZ dan akan terus berkembang kedepannya. wow!!
Perbedaan dari Kinerja
Dari sisi kinerja, dengan clock speed yang yang sama, sistem yang menggunakan jenis memori DDR biasanya memiliki kinerja yang relatif sama dengan sistem yang menggunakan memori DDR2. Pada banyak kasus, malah kinerja yang menggunakan memori DDR lebih baik dari pada DDR2. Hal ini dimungkinkan karena latency dan timing memori DDR lebih baik dibandingkan dengan memori DDR2. Tetapi kembali lagi. Memori jenis DDR tidak ada yang diproduksi dengan kecepatan melebihi 600MHz, sedangkan DDR2 masih bsa dipatok pada kcepatan jauh di atas itu.dan untuk DDR 3 sendiri kita tidak perlu membincangkan masalah kinerjanya,karena clock speed yang dimiliki sangat besar,jadi kita bisa membedakan sendiri untuk kinerjanya.

Dan untuk kemampuan dari DDR 3 yang terbaru saat ini,ia mampu mengakses data lebih cepat yakni 100 sampai 300 kali lebih cepat dibanding akses ke hardisk

Perbedaan dari Harga
perbedaan yang lain adalah perbandingan harga yang cukup mencolok antara DDR3 dan DDR2. Hal ini dikarenakan selain teknologi yang dimilikinya tergolong baru juga karena populasinya di pasaran masih sangat sedikit. Dan juga motherboard yang mendukung RAM jenis DDR3 masih sedikit di pasaran, praktis hanya pabrikan besar saja yang sudah mendukung RAM jenis ini. Sebagai perbandingan harga, untuk RAM DDR2 dual pack yang berisi dua keeping RAM berkapasitas masing-masing 1 GB berharga sekitar Rp150rb - 175rb sedangkan RAM DDR3 de ngan komposisi dual pack yang juga berisi dua keping RAM berkapasitas masing-masing 1 GB dijual dengan harga kisaran Rp 300-400rb .

Kedua jenis RAM tersebut berasal dari merk yang sama. Terlihat perbedaan harga yang cukup mencolok antara kedua jenis RAM tersebut, hampir tiga kali lipatnya. Saran saya bagi Anda yang ingin “buruburu” menikmati kecepatan dari RAM DDR3 untuk komputer desktop Yang paling utama adalah Anda harus menyiapkan uang lebih, karena Anda tidak bisa meng-upgrade RAM DDR2 Anda menggunakan motherboard lama dengan RAM DDR3. Karena meskipun memiliki jumlah pin yang sama, panjang yang sama namunnotch antara kedua RAM tersebut berbeda. Sehingga otomatis Anda juga harus meng- upgrade motherboard Anda yang tentunya mendukung RAM DDR3.

Minggu, 26 Oktober 2014

Pendidikan di Tengah Generasi Facebook



Pendidikan adalah sesuatu yang bersifat fitrah, karena pendidikan adalah kebutuhan essensi yang dibutuhkan oleh menusia di tengah peradaban dari jaman prasejarah hingga jaman modern ini. Sepanjang perkembangan peradaban itu, manusia mengenal pendidikan dengan metoda pembelajaran yang bervariasi, sesuai struktur sosial yang memusarinya. Sistim pendidikan kala itu semata untuk membekali mereka dalam berkomunikasi, berinteraksi dan bersosialisasi satu dengan lainnya untuk menggapai dinamika kehidupan masyarakat mereka.
Dengan bekal pembelajaran social yang akurat, cermat dan bersinergi tinggi, maka pada jaman apapun akan mampu membentuk masyarakat yang berfitur sosiologis yang baik. Lantas bagaimana dengan pendidikan modern, yang dilangsungan di tengah era tehnologi informasi dan komunikasi yang super canggih, seperti misalnya penggunaan aplikasi facebook untuk sebagian besar masyarakat kita, yang sudah terlanjur menggandrungi facebook tersebut sebagai alat komunikasi.
Khusus untuk penunjang sistim komunikasi ini, semakin canggih, efisien, cepat serta murah, semakin pula banyak “ekses negatip” yang ditimbulkan. Sistim informasi dan komunikasi tersebut adalah “situs pertemanan facebook”. Sebagai sistim yang banyak menarik kegandrungan masyarakat dunia terlebih-lebih bagi facebooker remaja kita (sebesar 40,1 % dari seluruh facebooker).
Begitu kuatnya facebook berhasil menyihir hati kita semua, terbukti bahwa masyarakat pengguna sistim ini, menurut survey pada tahun 2009 berjumlah mencapai 235 juta penduduk dunia ( hampir menyamai penduduk USA). Bahkan lebih mengejutkan lagi, memasuki tahun 2010 ini,pengguna facebooker telah tembus hingga mencapai setengah milyar masyarakat dunia, dengan jumlah “log in” aktif sebesar 50% dari keseluruhan facebooker dan 70% diantaranya adalah facebnooker dari luar Amerika. Jumlah tersebut bervariasi lintas gender, remaja hingga orang dewasa dengan tidak memandang jenis profesi. Hal ini tentunya membawa konsekuensi bahwa facebook, bakal menjadi sistim komunikasi dan informasi yang membentang menembus tembok budaya, bahasa, geografis, kedaulatan negara serta perdaban social seantero bumi ini.
Dengan jumlah facebooker yang mencapai hamper 23 juta maka diluar dugaan Indonesia menjadi 10 negara terbesar pengguna bersama dengan. AS, Inggris, Turki, Perancis, Canada, Itali, Spanyol, Australi dan Pilipina. Perkembangan facebooker ini melesat dari tahun ke tahun, mulai hanya 831 ribu facebooker pada tahun 2008 hingga mencapai jumlah 22 juta pada tahun 2010 ini dan diprediksi akan terus bertambah dari tahun ke tahun. Lantas kitapun mesti harus mempersiapkan mental kita, apabila sebagian besar pengguna facebook adalah remaja putra putri kita. Akses negatip apa yang bakal menerpa mereka.
Memang perlu kita waspadai bahwa semenjak masyarakat Indonesia mengenal telepon seluler, kemudian internet dan terakhir adalah facebooke, sedikit banyaknya sistim tersebut telah mengubah perilaku mereka. Betapa tidak, mereka ibaratnya telah menjadi bagian masyarakat yang tidak lagi interaktif dan komunikatif dengan lingkungan sosialnya dan pada gilirannya nanti bakalan menjadi masyarakat dengan fitur sosial yang
tanpa kepedulian sesama, pengaruh ini sudah barang tentu akan signifikan terhadap remaja. Karena mereka hanya bersedia berinteraksi dengan komunitasnya yang berada dalam satu sistim.
Masalah lain yang juga patut kita waspadai adalah semakin mudahnya remaja kita mengakses situs porno yang belum relevan dengan perkembangan pribadi mereka. Oleh karena itu kita menjadi prihatin dengan data yang disodorkan
Okanegara dalam “Kehidupan Remaja Saat Ini” (2007) bahwa jumlah remaja Indonesia yang berusia 10-24 tahun mencapai 65 juta orang atau 30 persen dari total penduduk Indonesia? Tahukah kita bahwa sekitar 15-20 persen dari remaja usia sekolah di Indonesia sudah melakukan hubungan seksual di luar nikah? Tahukah kita bahwa 15 juta remaja perempuan usia 15-19 tahun melahirkan setiap tahunnya?.
Lantas kitapun berpikir, apakah pengaruh aplikasi dunia maya tersebut sangat signifikan terhadap ambruknya moralitas remaja kita. Pertanyaan tersebut haruslah dijawab dengan bijak, karena tehnologi aplikasi tersebut semata mata dirancang untuk kesejahteraan umat manusia, begiotu juga dengan tehnologi lainnya. Maka untuk menyematkan dunia remaja dari ekses negatif, maka kita perlu meningkatkan peran faktor pendukung sistim pendidikan, yaitu sekolah, orang tua wali dan masyarakat yang lebih ketat lagi

MEMBANGUN DIALOG BATIN YANG POSITIF




Apakah dialog batin kita menghalangi pemberdayaan diri kita? Berapa kali kita takut untuk memperluas batas-batas atau untuk mengambil inisiatifhanya karena dialog batin kita yang negative,  yang terus menerus menekankan kekurangan-kekurangan dan segala bahaya kesalahan yang mungki kita timbulkan? Jika kita tidak menemukan buktinkuat bahwa kita benar-banar tidak dapat melakukan apa yang ingin kita lakukan, sangat mungkin bahwa penghambat kemajuan kita adalah dialog batin kita sendiri negative.

Lalu bagaimana kita dapat mengubah dialog batin yang negative menjadi positif? Dengan memusatkan perhatian pada kebaikan-kebaikan dan keberuntungan-keberuntungan yng mungkindihasilkan oleh apa yang mau kita lakukan! Kebaikan dan keberuntungan itu harus mencakup bukan hanya kebaikan dan keberuntungan dari tindakan itu sendiri (seperti lebih baiknya pemanfaatan sumber  daya pemikiran atau tanggapan dan kritik yang lebih sigap), tetapi juga bagaimana perasaan yang akan tumbuh pada diri kita. Isilah format seperti pada kolom di bawah ini:


Tindakan
ketakutan
kemungkinan
pencegahan
penanganan









Pada kolom pertama, uraikan secara singkat tindakan yang ingin kita lakukan. Pada kolom kedua, tulislah segala hal yang kita takutkan akan terjadi jika kita melakukan tindakan yang kita rencanakan itu. (tulislah kemungkinan buruk yang kita takutkan). Pada kolom ketiga, masukkan penilaian subjektif kita tentang kemungkinan terjadinya setiap ketakukan itu,tulis dalam presentase. Misalnya, jika kita berpikir bahwa kemungkinan kita akan mendapat keburukan kira-kira keburukan satu dalam sepuluh, tulislah 10%.

Sekarang perhatikanlah daftar yang telahkita buat. Berapa banyak dari ketakutan-ketakutan itu yang sungguh-sungguh mungkin menjadi masalah  dalam kenyataannya? Kiranya jauh lebih sedikit dari pada yang yang dikatakan  oleh dialog batin kita. Marilah kita hadapi ketakutan-ketakutan yang nyata itu. Bagaimana kita dapat mencegahnya agar tidak terjadi? Gunakanlah kolom ke-empat untuk merencanakan tindakan preventif untuk mencegah ketakutan-ketakutan  kita yang paling buruk dan paling menghantui. Dengan menimbang-nimbang seperti ini, kebanyakan masalah yng akan kita temukan ternyata dapat dicegah. Tetapi,seandainya hal yang paling buruk tetap terjadi, bagaimana kita akan menghadapinya? Gunakanlah kolom yang terakhir untuk merencanakan tanggapan kita. Dapatkah kita mengurangi dampak buruknya? Hamper pasti! Mungkinkah kita lebih jauh lagi mengubahnya menjadi keberuntungan? Amat mungkin!

Sekarang kita lihat hasil-hasil yang positif. Apakah manfaat-manfaat itu masih berharga? Nah, apa lagi yang kita tunggu? Kita telah merencanakan untuk menghindari malapetakadan, bahkan jika hal yang paling buruk sungguh terjadi, kita telah siap dan akan menanganinya. Sekurang-kurangnya, kita akan berusaha. Dan pada akhirnya, ingatlah bahwa jika kita mau menanggapi kritik, kita perlu memberikan contoh dengan ”menghayati apa yang kita katakana,” dan itu berarti mulailah sekarang! Oleh sebab itu, pada kertas terpisah buatlah daftarhal “Yang akan kita lakukan esok hari”. Langkah-langkah apa yang dapat kita ambil (besok pagi!) untuk mencapai tujuan-tujuan kita? Ingatlah, satu-satunya orang yang memasang rem paa kebebasan kita untuk bertindak adalah diri kita sendiri. Singkirkan rem itu!. Buatlah daftar (dengan menyebutkan prioritas-prioritasnya) dan bertekadlah untuk segra mengambil langkah pertama demi pemberayaan diri kita esok hari. 

Yang akan kita lakukan esok hari
1
2
3

Jika kita rasa perlu memberitahu orang  apa yang sedang kita rencanakan atau kerjakan (dalam hal0hal tertentu memang perlu), kirimlah memo kepada setiap yang akan kita beri tahu. Beri tahu mereka tentang apa yang akan kita lakukan. Pemberitahuan itu tidakperlu berupa uraian yang panjang lebar tentang apa yang telah kita putuskan, cukup uraian pendek tentangnya. Simpanlah salinan memo itu.pada suatu saat mungkin kita perlukan untuk menunjukkan bahwa kita tlah memberitahu ornag lain tentang apa yang kita lakukan. Namun, hati-hatilah juga agar tidak menyampaikan memo secara sembarngan. Jangan mengirim kepada orang jika hanya mengakibatkan bingung, jangan-jangan ia malah akanberusaha menghalangi kita melakukanapa yang sudah kita rencanakan (tentu saja sejauh kita yakin bahwa apa yang kita lakukan memang baik dan sejalan dengan tujuan kita). Jika kita mensinyalir bahwa seseorang mungkin akan menentang,  perlu mengambil langkah pendekatan yang sesuai untuk meyakinkan agar member dukungan atau izin yang kita butuhkan.